Hidangan Lokal Wisata Kuliner | Omelet Specials^Jejak Kuliner dan Wisata | @ OmeletSpecials.Com Hidangan Lokal Wisata Kuliner | Omelet Specials^Jejak Kuliner dan Wisata | @ OmeletSpecials.Com Hidangan Lokal Wisata Kuliner - Omelet Specials^Jejak Kuliner dan Wisata | @ OmeletSpecials.Com

Omelet Specials^Jejak Kuliner dan Wisata | @ OmeletSpecials.Com

Wisata dan Jejak Kuliner Indonesia

Breaking

Custom Search

Rabu, 16 Agustus 2017

Hidangan Lokal Wisata Kuliner

WISATA KULINER



wisata kuliner surabayaKalau kamu jalan-jalan ke kota Surabaya jangan lewatkan sejarah kotanya. Kota pelabuhan Surabaya adalah kota metropolitan terpadat kedua di Indonesia. Surabaya adalah kota terbesar kedua di Indonesia, dan ibu kota provinsi jawa timur. Ini juga merupakan salah satu kota terbesar di Asia Tenggara, terletak di pantai utara 


Jawa Timur di muara Sungai Mas dan di sisi Selat Madura. Hal ini dikenal sebagai kota pahlawan, karena perannya yang heroik dalam sejarah Indonesia. Pada tahun 2007, populasi kota ini sekitar 4 juta.
Selain sejarahnya, kota ini juga luar biasa di masakan tradisional khasnya atau wisata kulinernya. Surabaya merupakan rumah bagi beberapa jenis ikan segar, sup ayam dan sambal pedas.  Bila kamu berkesempatan mengunjungi kota ini, jangan lupa melakukan perjalanan kuliner dan mencicipi beberapa hidangan lokal seperti rujak cingur, lontong balap, atau semanggi. Dilansir dari Tasty Indonesian Food, berikut adalah rekomendasi makanan lokal khas Surabaya s

Semanggi




wisata kuliner surabaya


Semanggi terdiri dari dua jenis sayuran, yaitu daun semanggi dan tunas rebus, disajikan dengan campuran petis (pasta hitam udang). Citarasa khasnya berupa ubi jalar, kacang tanah, dan gula merah, dan juga dilengkapi dengan kerupuk puli yang segar.


Semanggi biasanya dijual oleh seorang wanita yang berkeliling di sekitar suatu daerah, penjualnya umumnya berambut tua yang masih mengenakan jarit (jenis sarung) sekaligus membawa keranjang untuk menjajakan semanggi. Bagi kamu yang penasaran dengan makanan unik ini, bisa mampir ke Surabaya Plaza Hotel, Setiap hari mulai pukul 13.00 – 17.00 wib.

Rujak Cingur




wisata kuliner surabaya
Image: http://www.infomakan.com/

Selanjutnya adalah rujak cingur. Rujak cingur seperti salad sayuran, tapi dengan saus pedas. Makanan ini sudah menjadi cita rasa khas Surabaya. Rasa campurannya sangat unik, karena menggabungkan irisan pisang muda, kacang panggang, gula merah, bawang goreng, dan petis.
Rasakan manis, asin, segar yang disatukan oleh berbagai irisan buah. Ada, mentimun, ubi jalar atau bengkuang, mangga muda, nanas dan kedondong ditambah dengan lontong, tahu, tempe, bendoyo atau krai, dan juga sayuran seperti taoge, kangkung, dan kacang panjang. Menurut namanya, tidak ketinggalan cingur alias hidung sapi, di beberapa tempat rujak disajikan pada daun pisang (pincuk).
Berikut ini adalah beberapa tempat rekomendasi rujak cingur yang sudah kesohor:
1. Rujak Cingur Achmad Jais, Jl Achmad Jais
2. Rujak Cingur Pori Embong Sawo, Jl Embong Sawo
3. Rujak Cingur Delta Plasa Surabaya, Jl. Pemuda
4. Rujak Cingur Peneleh, Jl Peneleh5. Mal Galaxy Pujasera, Jl Kertajaya Indah Timur

Nasi Pecel




wisata kuliner surabaya
Image: http://junantoherdiawan.com/

Nasi Pecel adalah makanan tradisional dari satu kota di Jawa Timur, Madiun. Pecel ini terbuat dari sayuran yang berbeda dan sajikan dengan saus kacang dan nasi putih hangat, biasanya disertai dengan beberapa rempeyek. Ternyata makanan khas Jawa Timur ini sudah banyak versi. Misalnya pecel Blitar, Nganjuk, Kediri, Ponorogo, dan Madiun. Meski bahannya sama citarasa pecel di setiap daerah berbeda-beda dengan bumbu yang punya keunikan tersendiri. Belum lagi campuran sayuran yang berbeda di tiap daerah.
Sebagai referensi, tidak ada salahnya jika kamu mencoba tempat berikut ini:
1. Pecel Ketabang, Jl Ketabang Kali di belakang Plasa Surabaya
2. Warung Bu Kus, Jl Bratang (dekat Hotel Narita)
3. Pecel Tapaksiring, Lapangan Tenis PJKA Jl Tapaksiring
4. Pecel Kertajaya, Jl Kertajaya (dekat kios Suzana)6. Pecel Madiun, Jl Indrapura

Lontong Balap




wisata kuliner surabaya
Image: https://ksmtour.com

Perjalanan selanjutnya ke masakan bernama lontong balap. Ada yang bilang, itu adalah makanan asli Surabaya, selain semanggi suroboyo, dan rujak cingur. Lontong balap, sesuai namanya terdiri dari irisan lontong , ditambah dengan sup taoge, tahu goreng lentho, kecap, sambal goreng, dan saus cabai. Lentho terbuat dari kacang tanah (di Surabaya disebut tholo ditambah tepung terigu, kencur, daun bawang, jeruk purut, dan garam).
Bagi sebagian orang, makan lontong balap belum lengkap, jika tidak ditambah dengan sate kerang. Pertanyaannya kenapa disebut lontong balap. Dikatakan, nama ini muncul dari gaya pedagang lontong balap di masa lalu. Semua pedagang menggunakan tongkat bambu besar yang menampung dua wajan penggorengan tanah liat. Ukurannya yang besar dan berat membuat para penjual harus bergerak lebih cepat. Akibatnya, para pedagang harus mempercepat perjalanan mereka, memprovokasi balapan. Sejak itu, istilah lontong balap pun muncul.
Jadi, dimana kita bisa menikmati lontong balap? Berikut daftarnya:
1. Lontong Balap di depan Grahadi, Jl Gubernur Suryo (dekat kantor pos)
2. Lontong Balap Rajawali, Jl Rajawali (berseberangan dengan Bank Eksekutif)
3. Lontong Balap Garuda, Jl Kranggan
4. Lontong Balap RIA, Jl Kombes Duryat
5. Warung Lontong Balap, Jl Kepanjen (di depan SMPN 2 Surabaya)
6. Lontong Balap Kertajaya, Jl Raya Gubeng Kertajaya XV7. Lontong Balap Raya Gubeng, Jl Raya Gubeng (samping BNI)

Sate Klopo




wisata kuliner surabaya
Image: https://www.travelaper.com

Selanjutnya kamu bisa menikmati sate kelapa, ya benar sate dengan kelapa. Berbeda dengan jenis sate lainnya, karena satenya berserakan oleh serpihan kelapa. Hal ini membuat aroma harum dan renyahnya mungkin tidak sebanding dengan sate ayam atau kambing. Jika ingin mencoba, kamu bisa menemukannya di Jl. Walikota Mustajab. Sebagian besar orang Surabayan menyebut jalan itu sebagai Ondomohen.

Rawon




wisata kuliner surabaya


Kamu pasti tidak asing lagi dengan masakan bernama rawon. Rawon adalah hidangan lokal dari Jawa Timur, terutama di Surabaya, terbuat dari daging sapi dengan ramuan khusus yang disebut ‘kluwek’ yang membuat sajiannya berwarna hitam.
Kamu bisa menemukannya dengan mudah di restoran lokal, tapi salah satu tempat penjual rawon yang terkenal adalah Rawon Setan, setan – secara harfiah memang artinya hantu. Nama ini diberikan karena warung ini mulai buka sekitar tengah malam, saat hantu biasanya datang.

Saat kamu datang ke sini, kamu harus bersabar untuk duduk. Kalau mau coba, langsung ke Jl. Embong Malang (di depan Hotel Westin). Tapi jangan heran jika kamu melihat tempat itu karena kamu a tidak akan menemukannya seperti restoran yang sangat bagus.

Tahu Campur




wisata kuliner surabaya
Image: http://www.infowisata.biz/

Tahu campur hidangan tradisional lainnya dari Surabaya. Tapi berdasarkan cerita, sebenarnya orang-orang dari Lamongan (sebuah kota di Jawa Timur) yang pertama kali berhasil meciptakannya. Itulah sebabnya sebagian besar penjual tahu campur di Surabaya menamakan restoran mereka atau warung dengan “Tahu Campur Lamongan”.
Tahu Campur seperti sup daging sapi, tapi rasanya berbeda karena memiliki petis di dalamnya. Sehingga rasanya cukup kuat, walaupun beberapa orang tidak menyukai bau petis. Campuran lain yang ada di tahu petis adalah tahu, singkokng, taoge, selada hijau, yang disajikan dengan kerupuk udang. Jika kamu ingin mencicipinya kamu bisa mencari di  Jl. Kalasan, Pacar Keling dimana anda bisa menemukan warung makan “Tahu Campur Kalasan H. Mahfud”. Ini benar-benar enak, irisan besar daging dan harganya tidak begitu mahal.


Selain menu makanan khas Surabaya ini masih banyak lho restoran legendaris di Surabaya yang perlu kamu kunjungi. Misalnya saja dua restoran berikut ini:
1. Ayam Goreng Pemuda, Jl. Pemuda 38. Restoran ini menyajikan menu utama ayam goreng dengan sambal pedas yang bikin lapar.
2.  Ayam Goreng Sriwijaya Jl. Sriwijaya 30-32. Sama seperti Ayam Goreng Pemuda, restoran ini juga khusus menjual menu-menu ayam mulai dari yang digoreng sampai yang dibakar.
3. Soto Ayam Ambengan “Sadi Asli”, Jl. Ambengan 3 A. Keistimewaan restoran ini adalah Soto Ayam (Sup Ayam Gaya Jawa).

4. Kepiting Cak Gundul, Jl. Dukuh Kupang. Nah kamu yang suka makan kepiting bisa puas makan kepiting di tempat yang satu.
Description: Hidangan Lokal Wisata Kuliner Rating: 3.5 Reviewer: Fadli Andrano ItemReviewed: Hidangan Lokal Wisata Kuliner

Tidak ada komentar: